Halaman


All Story From Blog

Review Match: Bayern Munich Vs Juventus

One of the most awaited game in group A is when the Giant club of Bundesliga meet the old lady from Serie A. Both of them is filled of many stars like miroslav klose, bastian schweinteiger, Franck Ribery, Arjen Robben from bayern Munich and Gigi Buffon, Felipe Melo, Diego Ribas, David Trezeguet from Juventus.

Line up :
Bayern Munich : 4-3-3
(GK) Butt, (cb) Van Buyten, Batstuber, (rb) Lahm, (LB) Braafheid, (DMF) Ottl, (CMF) Schweinsteiger, Muller, (RWF)Robben, (LWF) Ribery, (CF) Klose.

Juventus: 4-3-1-2
(GK) Buffon, (CB) Chielini, Lerglottaglie, (RB) Grygera, (LB) Grosso, (CMF) Melo, Camoranesi, Marchisio, (AMF) Diego, (CF)Trezeguet, Iaquinta.

First Half:
After kickoff Bayern Muchen took an attacking initiative. With explosive role from Ribery and Robben , Muninch often opened the chance. Around 20 minutes arjen Robben gave a trough pass to tomas Muller but tomas Muller failed to optimize that chance, his kicked still dilated from gigi Buffon goal. Few minutes after that Franck Ribery Showed his quality, with high technique drible, he passed grygera and chielini then he chop the ball. But unfortunately the ball bounce light from the goal ( That is the most interesting moment during the game). With high pressure and horseplay Juve could handle amost all of Bayern Munchen Sktrikes. Near the end of first half David Trezeguet got a chance. Begun a solo run from Fabio Grosso, he sent a cross to penalty area then trezeguet grabbed with his typical volley which still bounce light from Hans-Jorg Butt Goal. Last minutes Arjen Robben replaced by Ivica Olic , because he got an injury with his leg.

Second Half:
In the second half Bayern Munich Changed formation become 4-3-1-2, with Franck Ribery become hole stiker. With that Changed, Munich looked like played monoton game, just franck Ribery become central from all strikes from Bayern Munich. With Hardworking mildfielder like Felipe Melo and Claudio Marchisio, Juventus make Muninch strikes brooked in the midfield. Schweinsteiger and Ivica Olic like disappear in second half. Around 70 minutes Juventus had a gold chance when vincenzo Iaquinta received the ball in penalty area, but occured misscommuncation between Trezegeut and Iaquinta, so that chace lost easily. 10 minutes after that Iaquinta Showed advantages his body balance. On pressure marking from Van Buyten, he Received pass from midfield, he controlled the ball with his head then he spun immidiately and SHOOT, “what a pitty” the ball deviated very closed from Hans-Jorg Butt goal. Until the end of the game, no goal are created


Continue Reading »


Minimnya Lagu bertemakan sosial di Indonesia?

Jika kita mengamati acara – acara musik di televisi, ada puluhan band baru yang perform tiap bulannya. Hal itu seharusnya menjadi kabar baik bagi industri musik di tanah air, namun anehnya mereka ( para band2 jaman sekarang ) seakan tidak punya ciri khas yang dapat membedakan satu band dengan band yang lainya. Mereka secara kompak menyanyikan lagu - lagu melankolis dengan lirik – lirik yang berkutat seputar : patah hati, perselingkuhan, dan cinta mati.

Fenomena tersebut bukan semata- mata terjadi karena menjamurnya band – band melankolis di Indonesia,namun lebih kepada selera pasar yang memang menginginkan jenis musik seperti itu. Mungkin sebagian kecil masyarakat Indonesia tidak habis pikir ( termasuk saya sendiri yang jenuh mengikuti perkembangan musik tanah air sekarang ) dan sering kali muncul pertanyaan: Band ini – band itu lagunya semuanya samaaa aja...., tapi kok masih ada aja yang suka??? Ckckkk....., Apakah sudah tidak ada band –band yang mengusung pembaruan dan membawakan tema- tema patriotis, sindiran2 sosial, dan menyuguhkan lirik-lirik berbobot yang penuh motivasi?

Tentu kita ingat dengan musisi kawakan Iwan Fals, godbless, Ebiet G Ade,.... yang begitu malang melintang di era 80 an..... Survei membuktikan bahwa lagu- lagu yang menjadi legend adalah lagu – lagu yang bertemakan sosial, relijius, dan penuh motivasi. Bento, Bongkar, Pesawat tempurku, Manusia ½ dewa ( Iwan Fals ), Rumah kita, Panggung sandiwara, semut hitam ( Godbless), berita kepada kawan ( Ebiet G ade) merupakan lagu – lagu yang tak akan pernah lenyap termakan usia.

Masih mungkinkah di era sekarang ini lagu-lagu bertemakan sosial laku keras di pasaran? Susah.., Itu mungkin jawaban yang paling realistis. Sebenarnya ada beberapa musisi yang sudah berusaha menjunjung tinggi idealismenya untuk menyuarakan pesan – pesan sosial..., seperti Bondan prakoso ( Ekspresi , hidup berawal dari mimpi) Saykoji ( hip-hop ku, sorry), Pas Band ( aku ), dan Nugie ( lentera jiwa ), namun popolaritas lagu – lagu tersebut kalah jauh dibanding lagu – lagu cinta instan khas band2 jaman sekarang. Belum lagi para musisi – musisi jalanan dengan gaya gembelnya yang mengusung aliran Punk, Reggae, dan ska, yang masih dilihat sebelah mata ( bahkan di cap negatif ) di mata masyarakat awam, yang sebenarnya justru mereka JAUH LEBIH PUNYA KUALITAS dibanding band2 melow yang ada sekarang ini.

Pada Akhirnya ada sebuah pertanyaan besar, Melihat fenomena di atas apakah Indusri musik di tanah air mengalami kemajuan atau kemunduran????

Continue Reading »


Tokoh Kontroversial namun Inspirasional II

José Mário dos Santos Mourinho Félix atau lebih dikenal dengan nama José Mourinho ( salah satu pelatih sepak bola terbaik di dunia saat ini ). Ia dilahirkan pada tanggal 26 Januari 1963 di Setuba, portugal. Sejak keci Ia sudah memulai ketertarikanya pada sepak bola. Kecintaan yang begitu besar pada sepak bola ini mendorong “ The special one” ( Julukan Jose Mourinho ) untuk mengambil jurusan olah raga di salah satu universitas di Lisboa, sampai pada akhirnya Ia meraih gelar sarjana dengan tesis metodologi persepakbolaan.
Awal dari karir kepelatihanya bermula ketika Ia menjadi penerjemah Sir Booby Robson di Sporting Lisboa yang kemudian berlanjut sebagai asisten pelatih Sir Bobby Robson di FC. Porto dan Barcelona.


Nama Mourinho mulai meroket ketika ia berhasil membawa FC. Porto menjuarai piala UEFA pada musim 2002 / 2003 dan dilajutkan dengan menjuarai Liga Champions pada musim berikutnya. Atas prestasi gemilangnya itu bos besar Chelsea, Roman Abramovich menunjuknya sebagai pelatih kepala di Chelsea dan seketika hanya dalam kurun waktu 3 tahun Mourinho memberikan 6 trofi bergengsi untuk Chelsea, termasuk 2 trofi premier league, yang sekaligus mematahka dominasi Manhester United. Kini Mourinho menangani klub besar asal Italia, Inter Milan, disana ia mengejar ambisi terbesarnya yaitu membawa Inter Milan menjuarai Liga Champions.

Mourinho merupakan sosok yang paling dicari oleh wartawan sepakbola seluruh dunia. Kegemaranya melontarkan kata-kata kontroversial yang terkesan tanpa batas memberikan warna tersendiri bagi para pesaing –pesaingnya. Baru-baru ini Ia mengkritik ibadah puasa yan dijalani salah satu pemainya ( Sulley Ali Muntari ) dan serentak ia mendapat kecaman dari media. Beliau juga gemar menghina wasit, klub-klub pesaing, pelatih pesaing, dan bahkan pemainya sendiri. Salah satu pernyataan yang paling terkenal saat Ia menghina mantan pelatih Juventus, Claudio Ranieri, “ Ranieri = Tua dan tidak berprestasi “

Continue Reading »


Tokoh Kontroversial namun Inspirasional

Axl Rose

salah satu sosok paling fenomenal di akhir 80 an sampai awal 90 an. Dia adalah William Bruce Rose Jr atau populer dengan nama Axl Rose. Pria kelahiran Indiana 6 Februari 1962 ini merupakan Lead Vocals dari grup rock Guns N’ Roses. Masa kecil dan dewasanya dilaluinya dengan suram. Sejak umur 2 tahun Axl ditinggal oleh ayah biologisnya, kemudian ia diasuh oleh ayah tirinya yang bernama Bailey. Selama tingal dengan Bailey, Axl kerap mendapat perlakuan kasar sehingga ia menolak menggunakan marga Bailey. Axl kecil belum mengetahui jika Bailey adalah ayah tirinya, samapai usia 17 tahun. Mengetahui fakta tersebut, Axl bertambah liar, Ia mulai sering berurusan dengan polisi dan pernah diusir dari rumah.

Karir bermusiknya berawal dari pertemuanya dengan Izzi Stardlin dan Tracii Gun’s yang kemudian membentuk Guns N’ Roses. Perlahan tapi pasti GnR tumbuh menjadi superband yang menjadi icon musik rock dunia. GnR juga dikenal dengan sebutan “The Most Dangerous Band in the World”. Julukan ini didapat karena perilaku Axl di atas panggung yang provokatif. Beberapa ulah Axl yang paling terkenal adalah pada saat Axl mendapati ada seorang fans yang merekamnya dengan kamera, melihat hal itu secara spontan axl langsung terjun ke tengah crowd merebut kamera tersebut, membantingnya lalu berujar "Thanks to the lame-ass security, I'm going home!".
Penghentian konser secara tiba tiba membuat penonton mengamuk dan merusak stage serta peralatan GnR. Begitupula di konser GnR yang sepanggung dengan Metallica. Karena cedera lengan yang dialami oleh james heitzfield (karena terbakar pyrotechnics secara tidak sengaja ) sehingga membuat Metallica mengakhiri konsernya lebih cepat dari yang direncanakan. Untuk mengisi hal itu, diharapkan GnR mampu melunasi kekecewaan para fans, namun setelah bermain hanya dalam waktu 50 menit axl menyudahinya dengan berkata “Thank you, your money will be refunded”, massa pun mengamuk lagi.

Axl sendiri identik dengan lengkingan suaranya yang khas dan dapat bernyanyi dengan stabil walaupun sambil berlari. Kemampuan vocal tersebut ia dapat semenjak kanak –kanak saat ia aktif dalam kegiatan paduan suara di sebuah gereja. Saat ini Axl diakui sebagai salah satu vocalis band rock terbaik yang pernah ada.

Continue Reading »


Apa yang salah dengan sepak bola Indonesia???

Sudah sangat jarang sekali memang kita mendengar para penonton riuh gembira, keluar dari stadion Gelora Bung Karno dengan wajah berbinar-binar ,karena tim merah putih menampilkan permainan yang memuaskan dan menghibur ( tdk seperti sekarang ini...., yg sering maen tanpa pola..., akibatnya hasil imbang pun penonton sudah girangnya bukan maen......, fiuhhhh). Para pemain seperti kebingungan setelah memegang bola, sehingga kita bosan mendengar komentator berkata: “salah umpan....”......, “maksudnya baik.....”..... “Oooo.. Sayang sekali kurang cermat umpan dari......“ iyaaa...,kita lihat menari-nari dia (tapi sayang terlepas)” . Jujur saja walau orang2 bilang Malaysia masih kalah dari kita, tapi kok menurutku permainan timnas Malaysia lebih punya visi daripada timnas kita, atau paling tidak mereka memiliki “teknik dasar bermain bola” lebih baik dari timnas kita.

Kadang aq mikir..., apa mungkin hal itu ( teknik dasar ) yang lemah.., yang membuat sepak bola kita jalan ditempat atau malah jalan mundur,mungkin ada benarnya juga.Tidak diragukan lagi Indonesia mempunyai pemain-pemain dengan kecepatan tinggi dan semangat juang yang tinggi macam Boaz Sallosa, Ellie Aiboy, T.A Musafri, Aliyudin, Syamsul Bachri, dsb. Namun saat mereka semua menerima bola ( Bukan hanya yang tertera di atas saja, tapi hampir semua pemain Timnas ) mereka sering sekali melakukan kesalahan – kesalahan yang seharunya tidak perlu . Nama besar mereka seakan runtuh ketika kita melihat mereka melakukan kesalahan – kesalahan dasar seperti : passing – passing pendek yang tidak pas , teknik menerima bola yang tidak sempurna, shooting yang sering jauh dari sasaran, dan terlalu terburu – buru saat menyerang. Aq pribadi hanya melihat Bambang Pamungkas sebagai satu-satunya pemain dengan penguasaan teknik dasar yang baik.

Tanpa bermaksud merendahkan kemampuan pemain-pemain timnas Indonesia, Aq mempunyai beberapa saran seperti:
1. Perkuat stamina, walaupun beberapa pemain sudah memiliki stamina bagus, ex: Hariono
2. Perkuat Body Balance ( perkokoh fisik ), meskipun kita tau pemain Indonesia rata-rata bertubuh kecil tapi saya yakin body balance bisa dioptimalkan dengan tujuan jangan mudah goyah bila disenggol lawan. ( tambah porsi fitness ).
3. Perbanyak latihan tentang teknik2 dasar , seperti passing jarak pendek, crossing , teknik control bola dengan kaki, kepala, paha, dada, shooting – shooting yang lebih terarah ke gawang. Tentunya dalam hal ini pelatih jauh lebih tau , bagaimana meningkatkan kemampuan-kemampuan tersebut.
4. Jika ada sering-seringlah mengikuti terapi untuk menambah ketenangan di lapangan.
Aq berharap Indonesia dapat kembali menjadi macan asia, dan aq kira sangat – sangat mungkin Indonesia dapat mengalahkan tim – tim nomor 1 asia, macam jepang, korsel, Irak, dan Saudi Arabia. Dengan syarat Indonesia dapat terus dan terus belajar dari kesalahan dan perlunya management yang baik dalam tubuh PSSI.........

Continue Reading »