Apa yang salah dengan sepak bola Indonesia???
Sudah sangat jarang sekali memang kita mendengar para penonton riuh gembira, keluar dari stadion Gelora Bung Karno dengan wajah berbinar-binar ,karena tim merah putih menampilkan permainan yang memuaskan dan menghibur ( tdk seperti sekarang ini...., yg sering maen tanpa pola..., akibatnya hasil imbang pun penonton sudah girangnya bukan maen......, fiuhhhh). Para pemain seperti kebingungan setelah memegang bola, sehingga kita bosan mendengar komentator berkata: “salah umpan....”......, “maksudnya baik.....”..... “Oooo.. Sayang sekali kurang cermat umpan dari......“ iyaaa...,kita lihat menari-nari dia (tapi sayang terlepas)” . Jujur saja walau orang2 bilang Malaysia masih kalah dari kita, tapi kok menurutku permainan timnas Malaysia lebih punya visi daripada timnas kita, atau paling tidak mereka memiliki “teknik dasar bermain bola” lebih baik dari timnas kita.
Kadang aq mikir..., apa mungkin hal itu ( teknik dasar ) yang lemah.., yang membuat sepak bola kita jalan ditempat atau malah jalan mundur,mungkin ada benarnya juga.Tidak diragukan lagi Indonesia mempunyai pemain-pemain dengan kecepatan tinggi dan semangat juang yang tinggi macam Boaz Sallosa, Ellie Aiboy, T.A Musafri, Aliyudin, Syamsul Bachri, dsb. Namun saat mereka semua menerima bola ( Bukan hanya yang tertera di atas saja, tapi hampir semua pemain Timnas ) mereka sering sekali melakukan kesalahan – kesalahan yang seharunya tidak perlu . Nama besar mereka seakan runtuh ketika kita melihat mereka melakukan kesalahan – kesalahan dasar seperti : passing – passing pendek yang tidak pas , teknik menerima bola yang tidak sempurna, shooting yang sering jauh dari sasaran, dan terlalu terburu – buru saat menyerang. Aq pribadi hanya melihat Bambang Pamungkas sebagai satu-satunya pemain dengan penguasaan teknik dasar yang baik.
Tanpa bermaksud merendahkan kemampuan pemain-pemain timnas Indonesia, Aq mempunyai beberapa saran seperti:
1. Perkuat stamina, walaupun beberapa pemain sudah memiliki stamina bagus, ex: Hariono
2. Perkuat Body Balance ( perkokoh fisik ), meskipun kita tau pemain Indonesia rata-rata bertubuh kecil tapi saya yakin body balance bisa dioptimalkan dengan tujuan jangan mudah goyah bila disenggol lawan. ( tambah porsi fitness ).
3. Perbanyak latihan tentang teknik2 dasar , seperti passing jarak pendek, crossing , teknik control bola dengan kaki, kepala, paha, dada, shooting – shooting yang lebih terarah ke gawang. Tentunya dalam hal ini pelatih jauh lebih tau , bagaimana meningkatkan kemampuan-kemampuan tersebut.
4. Jika ada sering-seringlah mengikuti terapi untuk menambah ketenangan di lapangan.
Aq berharap Indonesia dapat kembali menjadi macan asia, dan aq kira sangat – sangat mungkin Indonesia dapat mengalahkan tim – tim nomor 1 asia, macam jepang, korsel, Irak, dan Saudi Arabia. Dengan syarat Indonesia dapat terus dan terus belajar dari kesalahan dan perlunya management yang baik dalam tubuh PSSI.........
