“Anarkisme dalam Sepak Bola”, Indonesia butuh Solusi
Sabtu 22 juni lalu, sebuah bus
yang berisi rombongan skuad Persib Bandung yang baru saja meninggalkan Hotel
Kartika Chandra, tiba – tiba diserang oleh sekelompok orang . Sekelompok oknum (yang diduga berasal dari
kelompok supporter the jackmania) dengan beringas melempari bus tersebut
menggunakan batu, sehingga menyebabkan kaca bus pecah dan badan bus peok.
Rombongan yang semula dijadwalkan akan bertanding dengan Persija di stadion
Gelora Bung Karno seketika langsung berbelok arah menuju cikampek dan akhirnya
memutuskan untuk membatalkan pertandingan dengan alasan keamanan.
Insiden kemudian berlanjut di
Kota Bandung dimana sweeping dilakukan oleh sekelompok oknum (yang diduga
merupakan kelompok supporter Bobotoh) dengan merusak mobil mobil ber-plat B.
Banyak pihak yang dirugikan atas insiden itu. Tim Persija, Persib, panpel pertandingan ,warga sipil terlebih lagi komunitas Bobotoh dan The jack yang harus membuktikan bahwa oknum tindak perusakan tersebut bukan berasal dari golongan mereka.
PSSI pun harus bersikap
propolsional dalam mengengahi masalah ini. Menurut pendapat saya solusi terbaik
yang bisa ditawarkan adalah me-reschedule ulang pertandingan Persija-Persib di
tempat netral, bukan dengan pemberian kekalahan WO bagi Persib seperti berita
yang selama ini ramai terdengar.
Kepada komunitas The Jack dan
Bobotoh juga jangan bisanya hanya “ngeles” mengatakan itu hanya oknum dan bukan
dari golongan kami. Buktikan jika memang ada niatan baik dari kalian. Buanglah gengsi
dan lakukan lah deklarasi perdamaian, mengingat konflik Persib dan Persija
sudah berlangsung menahun. Saya kira tanpa rekonsiliasi diantara 2 kelompok
suporter tersebut, terror demi terror pasti akan meluas di tahun – tahun kedepan
dan Ke dua kelompok tersebut akan terus “ngeles” dan mengatakan pelaku nya hanya
“oknum”.
Untuk pihak kepolisian khususnya Divisi
Badan Pemeliharaan Keamanan (BAHARKAM) ini tugas kalian untuk menjaga keamanan publilk.
Saya yakin polisi tahu bagaimana rivalitas supporter The jack dan bobotoh yang
selalu rusuh. Sehingga tanpa diminta pihak panpel atau pihak Persib pun polisi harusnya
memperketat pengawalan diantara kediua tim.
Tindakan anarkisme tersebut jelas
melewati batas-batas fanatisme supporter dalam mendukung tim idola mereka.
Tindakan itu merupakan tindakan kriminal murni yang harus segera ditindak tegas
oleh aparat penegak hukum.

