Review Perjalanan umroh, (Madinah, Part II)
Masjid Nabawi / Masjid Nabi, Sebuah masjid suci kedua bagi umat islam, disebut masjid Nabawi karena pada zaman dahulu Rasulullah sering menamakan masjid Nabawi dengan kata “masjidku”.
Kesempatan mengunjungi masjid Nabawi tidak aku sia-siakan, disamping pahala shalat di masjid Nabawi 1000 kali lebih utama daripada shalat di masjid lain, di dalam masjid Nabawi juga terdapat suatu tempat bernama Ar-raudhah. Rasulullah bersabda “ Diantara rumahku dan mimbarku adalah taman-taman surga”, itulah tempat yang disebut Ar-raudhah. Ar-raudhah adalah salah satu tempat yang mustajab untuk berdo’a, Cara membedakan Ar-raudhah sangat mudah Ar-raudhah terletak di ujung masjid dan memiliki warna karpet yang berbeda dengan tempat lainya (biasanya berwarna ungu keabu-abuan, sedang tempat lain berwarna merah.). Alhamdulillah meski berdesak-sesakan aku sempat shalat 2 rakaat dan berdo’a di Ar-raudhah.
Setelah shalat dan berdo’a di Ar-raudhah saya berjalan menuju pintu keluar masjid. Tepat sebelum pintu keluar masjid Nabawi terdapat makam Rasulullah S.A.W , makam Saidina Abu Bakar As-Siddiq, dan makam Umar bin Khattab. Di makam tersebut para jamaah tidak diperbolehkan masuk, sehingga hanya bisa melihat dari kejauhan.

