Halaman


All Story From Blog

Teknologi Dalam Sepak Bola

Mungkin teman-teman semua pernah melihat gol “tangan Tuhan”, Diego Armando Maradona, gol “tangan Tuhan” Lionel Messi, Gol Geoff Hurst pada piala dunia 1966, dan Gol “hands ball, Thiery henry pada kualifikasi piala dunia 2010 melawan Irlandia. Apa yang ada di benak teman –teman semua…??? Jengkel kah??..., atau bahkan senang karena tim idolanya diuntungkan oleh gol Kontroversial.

Pada piala dunia 2010 ini kembali ramai diperbincangkan isu mengenai penggunaaan alat bantu teknologi dalam pengambilan keputusan suatu pertandingan sepak bola. Berawal deari gol Luis Fabiano saat Brazil bertemu Pantai Gading yang berbau “hands ball”, kemudian gol Frank Lampard saat Inggris dikalahkan Jerman yang tidak disahkan wasit karena bola dianggap belum melewati garis gawang , dan gol Carlos Tevez yang jelas-jelas dalam posisi “off-side” saat Agentina berhadapan dengan Meksiko. Sebenarnya isu ini sudah sangat lama menjadi wacana / bahan perdebatan. Sebelum perhelatan piala 2010 ini FIFA sudah membahas masalah penggunaan alat bantu teknologi sebagai dasar pengambilan keputusan dalam sepak bola , namun untuk yang kesekian kalinya pada musyawarah tersebut FIFA kembali menolak usulan diatas. Guus Hiddink (Tokoh sepak bola Belanda / Pelatih timnas Russia) bahkan menyarankan agar presiden FIFA (Sepp Blater) untuk segera mengundurkan diri karena dinilai tidak becus membawa perubahan sepak bola dunia kearah yang lebih maju dan modern. Bukan hanya Guss Hiddink saja yang melakukan kritik terhadap FIFA, Howard Webb (salah satu wasit terbaik Inggris) pun ikut –ikutan melontarkan sindiranya : "Saya terbuka untuk segalanya yang akan membuat kami semakin dipercaya. Alat apa pun yang saya punya akan saya gunakan untuk mendukung kinerja saya,", ” tanpa teknologi, kasus serupa akan terulang dan wasit akan terus terancam.”, tambahnya tepat seusai menyaksikan negaranya dikalahkan Jerman 1-4.

Dalam setiap isu yang diperdebatkan pastilah banyak yang Pro dan yang Kontra. Aku sendiri sebagai penikmat sepak bola lebih memilih KONTRA terhadap wacana penggunaan alat bantu teknologi dalam sepak bola. Mengapa?......, karena saat ini sepak bola bukanlah sekedar “olah raga” yang mengedepankan otot, skill, dan kreatifitas, lebih dari itu sepak bola adalah sebuah drama yang melibatkan emosional dan faktor psikologis setiap orang yang terlibat, yang sangat memungkinakan terjadi kesalahan di dalamnya. Dengan penggunaan teknologi yang dominan mungkin kita tidak akan menjumpai lagi gol-gol kontroversial seperti diatas. Sepak bola hanya akan menjadi sebuah olah raga yang statis dan monoton. Dalam sebuah drama pasti ada pihak yang diperlakukan tidak adil. Biarlah gol-gol tersebut menjadi sebuah legenda yang akan terus dikenang hingga anak-cucu kita. ( FOOTBALL FOR HOPE , Make a better Future……)

Continue Reading »


0 komentar:

Posting Komentar