BAGIKU, SEPAK BOLA….
Sepak bola….
Sebuah permainan, yang tujuan akhirnya adalah memasukan bola ke gawang lawan dan menjaga gawang sendiri agar tidak kebobolan. Sebuah permainan simpel yang konon ditemukan pertama kali oleh suku Aztec, yang menggunakan kepala musuh yang telah dipenggal sebagai bola.
Mungkin mereka tidak menyangka, berabad kemudian permainan simpel ini akan berkembang dengan begitu pesatnya, sehingga, kini sepak bola dapat dijadikan sebagai “candu” bagi penggilanya. Dengan menyaksikan tim kesayanganya bermain dan menang, seakan – akan berbagai macam persoalan bangsa dan rumah tangga hilang lenyap tak bersisa (setidaknya dalam waktu 90 menit).
Sebenarnya aku menulis artikel ini terinspirasi oleh perkataan temanku, yang kurang lebih berbunyi “ halah kamu tu bisanya cuman ngritik timnaaaas doank, coba kalo kamu suruh maen, bisa gak??” haha.., aku memang nggak pandai maen bola, aku pun gak bisa menendang bola dgn keras dan terarah, drible ku, jauh dari kata lincah, reflek ku pun boleh dibilang lambat untuk menjadi seorang kiper. Namun alangkah sempitnya pikiran mereka jika sepak bola hanya diartikan sebagai “seni olah bola”. Lalu bagaimana dengan supporter yg slalu berteriak, bagaimana dengan gossip transfer pemain, bagaimana dengan strategi konspirasi, apakah itu bukan bagian dari sepak bola???, lalu bagaimana dengan pro-kontra, bagaimana dengan KRITIK, bagaimana dengan holiganisme, bagaimana dengan design stadion, bagaimana dengan SCANDAL, WAG’S and DRUGS……..
Sepak Bola Indonesia…., tiga buah kata yang selalu aku sebut dalam do’a ku setelah sholat. “Tia” adalah cinta pertamaku. Sebuah kecintaan yang aku rela dicap sebagai pengkhianat karenanya. Aku yang selalu mengkritik timnas dan bahkan selau mendukung lawan2 timnas, bukan berarti aku tidak cinta timnas, namun justru sebaliknya. Aku masih menganggap timnas saat ini (AFF 2010) masih bermain bola secara tradisional. Hanya Bambang, Christian & Irfan yang aku nilai sebagai pemain modern. Tidak ada cara lain selain perubahan secara fundamental dalam sistem, regulasi, dan infrastruktur persepakbolaan di Indonesia.
I believe,someday......,
Sang Garuda akan terbang tinggi dengan gagahnya mengarungi cakrawala dunia (bkn sekedar asia tenggara). Siapapun lawan yang dihadapi pasti akan gemetar ….., Gemetar ketika lagu Indonesia Raya menggema dinyanyikan oleh 80 ribu supporter fanatik Indonesia,..... Gemetar ketika mereka tahu bahwa lawan yang akan mereka hadapi adalah sebuah Negara kepulauan terbesar yang memiliki Tim Nasional paling MENAKUTKAN di Dunia bernama IN-DO-NE-SIA.
This is not a dream, but this is a goal. Semoga aku mendapatkan pekerjaan yang mumpuni. Aku akan sisihkan sedikit penghasilanku sebagai tabungan. InsyaAllah tahun 2022 aku akan berada di Qatar untuk memberi dukungan pada Timnas Indonesia. Karena bagiku, sepak bola adalah sebuah kebahagiaan…………
(“Tia” sebagai Pengganti kata “it” yg tdk ada padanan katanya dlm bahasa Indonesia)

Masyaraat kita ternyata banyak mengenal permainan sepak bola hanya mainya saj. tapi tidak tahu atuaranya. maka kadang hal ini menjadi rancu serta menjadi penyebab terjadinya kerusuhan....
Masyarakat luas seharusnya juga bisa lebih memahami apa-apa saja yang terjadi dalam sebuah pertandingan sepakbola, agar mereka bisa menikmatinya secara benar dan memberikan penilaian dengan jujur tentang apa yang tersaji pada pertandingan tersebut....
setuju....., sebetulnya fanatisme suporter Indonesia sudah lebih dari cukup untuk menjadi modal supaya sepakbola Indonesia menjadi sebuah industri